Idola Dokter Klinik

mungkin para koas (baca :dokter muda), dokter umum, residen, spesialis dan konsulen, tak ketinggalan teman sejawat pre-klinik menganggap kami (saya dan Christy) sebagai mahasiswa FK yang luar biasa freak dan aneh karena mengidolakan dosen yang dokter klinik😀.

Cerita ini berangkat dari masa-masa blok Biomedical Science 1 dimana duduklah 2 wanita berID yantyagustina (raphaelsherry) dan LifEnjoyer pada baris ke pertama bagian tengah ke kiri tiap pagi-pagi yang membosankan. Saat dosen memberikan kuliah, mereka (berusaha) menyerap pelajaran yang dikeluarkan oleh dosen bak sungai yang arusnya sangat-sangat deras hingga berpotensi menenggelamkan korban yang berenang di dalamnya, alias ngantuk!


Diantara semua dosen yang memberikan kuliah, ada 1 dosen teramat istimewa bagi kami dan seluruh mahasiswa pre-klinik 2009 yaitu dr. Irwan Susanto, SE, yang pada saat blok BMS 1 memberikan 2-3x kuliah mengenai faal endokrin. Di balik diktat tulisan tangan yang jelek dan materinya yang susah, dr. Irwan berhasil dengan gemilang meREBUT seluruh perhatian angkatan 2009,termasuk 2 makhluk aneh yang sedang ngiler memperhatikan di deretan depan. M-E-N-G-A-P-A?? KARENA dr. Irwan memberikan kuliah dengan ceramah yang ringan, serta sering memberikan wejangan yang berguna untuk para mahasiswa. Sifat ramah dan kebapakannya serta perawakan yang emang bapak-bapak membuatku merasakan kehangatan di balik mengerikannya pelajaran faal endokrin, dan kebijaksanaan yang mengingatkanku pada guru PPKN semasa SMA dan SMP. Memang ia memberikan kuliah tanpa jas putih dokternya, namun kepiawaiannya menceritakan pengalaman sebagai dokter yang membimbing para koas di RS Atma Jaya,membuat kamu terhanyut dalam khayalan bahwa kami juga sedang preskas dan visite bersama dr. Irwan di depan pasien dengan pre-operative CABG (Coronary Artery Bypass Graft), yang mencoba mempresentasi dan menafsirkan EKG si pasien.

begitu kuliah berakhir, saya mendesah histeris bagaikan ratapan pungguk merindukan bulan karena kuliah bersama dosen yang menyenangkan berakhir dan tidak tahu kapan akan kuliah bersamanya lagi, walau dokter yang di mata kami mempunyai aura mengatakan akan mengajar di blok Kardiovaskuler. YESSSSS!!! blok kardiovaskuler adalah blok yang paling kutunggu,karena saya sangat berminat pada Jantung dan diajar oleh dosen paling menyenangkan…yeeeey!

tak disangka, tak dinyana, pada Blok BMS 3, kami mendapatkan 2 kejutan. Pertama, blok BMS 3 terdapat 3 submateri yaitu KARDIOvaskuler, Respirasi dan gastrointestinal😀 serta Skills Lab PF dan anamnesis umum. Kedua, dosen yang kami tungg,dr. Irwan Susanto mengajar lagiii di blok ini, faal kardiovaskuler lagi😀. Kurang bahagia apalagi di blok ini,walau bahannya bikin berbusa?oleh karena itu, hari aling tragis di dunia adalah hari berakhirnya faal kardiovaskuler bersama dr. Irwan Susanto, SE. well, nggak juga sih,tapi respirasi masih ngajar. tapi tetep saja😦 kardio bersama dr. Irwan is the best in BMS 3!!! ketemu ni orang mesti nunggu 1 taon.

Kemudian di blok Life Cycle, datanglah dokter macam dr. Dharmady Agus,Sp.KJ, dr. Satya Joewana,Sp.KJ, dr. Riki Tenggara,SpPD dan dokter gigi klinik lainnya, yang datang ke kelas,mostly masih pake white coat,kadang di kantungnya atau di leher ada stetoskop….ooohhhh….bahkan baru masuk ke kelas aja,sudah memancarkan aura yang berbeda dari kebanyakan dosen biasa….tambahan di blok Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), ada dr. Wita,Sp.S dan dr. Arie Polim,Sp.OG…

sebenernya dr. Irwan itu masih dikira dosen biasa,tapi karena sering menceritakan pengalaman klinik jadi dianggep dokter klinik,walau ga pernah masuk kelas pake white coat…dr. Sintak Gunawan juga ga keliatan kayak dokter klinik…terlalu banyak cerita tentang pasien yang lucu-lucu…hehehe…

well,dokter yang berhasil merebut perhatian Lif dan saya yaitu dr. Dharmady….oooooo….hoho,tiap kuliah psikiatri Life Cycle dengan dia sebagai dosen selalu ditunggu-tunggu untuk tertawa-tawa sampai sakit perut. Tapi sayangnya,huaaaa,kemarin beliau mengumumkan akan mengambil studi S3 dan ga akan ngajar lagi…huaaaaa,padahal blok Psikiatri dengan 6 jam bersama dr. D adalah hal yang paling diimpikan oleh Lif…namun,kita berdua berharap supaya dia menjadi konsulen kami saat koas nanti.

Karena gersangnya dokter klinik yang mengajar angkatan kami,maka setiap dosennya adalah dokter klinik,kami selalu mengepalkan tangan,bermatabelo ria dan berharap supaya kuliah yang dibawakan enak dan ada klinisnya😀 bahkan saking ngefansnya sama dokter klinik, saat berakhirnya kuliah dr. Irwan,saya lekat-lekat memandanginya sampai hilang dari sudut mata saya. saat kuliah dr, Dharmady berakhir,saya pandangi bahkan saat kuliah tak bisa lepas dari wajahnya. saat kuliah dr. Arie berakhir,saya merngerang kuliahnya berakhir. saat kuliah dr. Riki berakhir, saya pandangi sampai beliau keluar dari ruangan…..ooohhh,kapankah akan ada kuliah menarik bersama dokter klinik yang masuk kelas masih memakai white coat (dan terkadang telat,karena masih ada pasien)?

yang jelas, Lif (dan saia) berharap saat koas ketemu dr. Dharmady (oooo….ooo), dr. Arie Polim (ebuset, kan galak?), dr. Riki (dokteeeer…), dr. Irwan (wow…wow…wow) dan dokter lainnya. kami rela dimarahin saat jadi koas asal dapet ilmu dok😮 ebuset,dikira gampang kali jadi koas…hehe.bercanda😀
segeralah datang,blok-blok klinis!!!!

jah kelupaan satu lagi dokter maha penting bagi saia dan Lif, dokter klinik yang selalu ditunggu jejaknya, dr. William Jusuf,Sp.Rad. Jadi Lif sering sekali bercerita pada saya tentang dr. William mengenai komentar-komentar beliau di kaskus,sebelum saya aktif di FHM. kemudian,saya menyaksikan sendiri dan menemukan komentar beliau yang diceritakan Lif,sehingga saya semakin kagum dan terinspirasi (padahal ketemu aja kagak :() kadang-kadang dalam suatu kuliah, kami mengkhayal dan berharap bagaimana jadi mahasiswa FKUAJ diajar oleh dokter seperti moderator kaskus music_healing ini? entah bagaimana,saking kagumnya atau apa,kadang kami bercanda ria kalo ketemu ingin minta foto bareng dan tanda tangan serasa foto bareng artis. bahkan saya kemarin memberitahu Lif seandainya dokter William ikut gath TW, dirinya langsung menunjukkan matabelo ria (sumpah,matanya gede banget :D) dan langsung memelas “mau ikutttt….mau ketemu momod” saya pun ikut berhisteria walau terkadang kepikiran begini “ntar kalo ketemu,mau ngomong apaan?” well,somehow dia dan saya teriri-iri ketika ada teman Lif yang sakit kemudian di CT scan oleh dokter yang berpraktek di Siloam Karawaci. berikut kronologinya:

Maya bercerita dia mengalami tipes dan apendicitis sehingga butuh CT scan. Lif saat itu mendengarkan biasa aja sampai pada bagian ini. Maya bilang “eh,CT scan itu enak juga lho….dokternya bilang blabla…dokternya GENDUT”
Lif langsung menengok “gendut? pake kacamata ga?” Maya menjawab “iya” kemudian Lif berkata dengan matabelo super lebar “DR. WILLIAM JUSUF SP.RAD,MODERATOR KASKUS eghm” kemudian segera terbirit-birit cerita ke gw…conclusion setelah diceritain,omongan kami sama “eghhhhmm,mau ketemu momod music…..momood…”

moral of the story : medical student freak…maybe?

4 thoughts on “Idola Dokter Klinik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s