Status Facebook Hari Ini

udah waktunya melupakan…senang sekali bertemu denganmu,bicara denganmu walau hanya seminggu.yang akan kuingat adalah betapa hebatnya kamu memotivasiku untuk berlari agar sejajar denganmu.terima kasih:)

Inilah status Facebook-ku hari ini. Mengapa kutulis demikian?Karena aku merasa udah saatnya keluar dari perasaan semu yang mencengkeram selama hampir 2 tahun penuh, bayang-bayang akan sesosok pria yang hanya pernah kutemui sekali seumur hidup.

Berawal di tahun 2008 sekitar bulan Maret, datang suatu tawaran dari guru Fisikaku untuk menulis suatu esai dengan minat terhadap sains. Anggaplah ini suatu seleksi, dengan doorprize ke Bali seminggu,bebas biaya akomodasi dan bertemu dengan ilmuwan Nobel dan kelas dunia serta anak-anak dari Asia lainnya. Ya, aku membicarakan soal 2008 Asian Science Camp yang diselenggarakan di Bali, Indonesia tanggal 3-9 Agustus 2008.

Aku menikmati betul acara itu, di sisi lain,aku bertemu dengan cowok ganteng dan pintar,mahasiswa NTU dari Indonesia jurusan Physics and Applied Physics. Peraih perak APhO 2004,Edbert JS. Kebetulan kami satu grup dan sempat ngobrol mengenai Fisika (yah,karena acara mengenai Fisika, kebanyakan lecturenya juga di bidang Fisika,animonya juga memang lebih banyak animo fisika) terutama bagian kosmologi. Tentu saja aku mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan yang sebelumnya sudah dipikirkan baik-baik,bahkan sebelum diajak untuk menulis esai sebagai syarat seleksi 2008 ASC ini, yaitu mengenai relativitas umum, keanehan orbit Merkurius yang mempengaruhi orbit planet-planet Tata Surya lainnya. Yeah, kosmologi yang setengah bercampur astrofisika dibicarakan saat di bus pulang ke hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur dari Istana Tampak Siring.

Yeah,entah kenapa aku bahkan antusias berlebihan walaupun diskusi sudah berakhir. Kemudian hari-hari berikutnya berlalu dengan mengikuti kegiatan tentu saja sambil memperhatikan kemana dia pergi. Yah,dari dialog,kemudian ngobrol santai,dari telinga dan mata,kemudian turun menetes peran-pelan ke hati. Tanpa sadar,dalam waktu seminggu aku menyukai cowok itu,tentu saja secara sepihak. Dia juga orang yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun,karena ulang tahunku tepat setelah acara itu selesai yaitu 10 Agustus.

9 Agustus 2008. Ketika acara ini memasuki penutupan dan berakhir, aku menangis. Yeah, menangis untuk sesuatu hal yang tak kuketahui dengan pasti. Untuk segala ilmu yang telah diberikan padaku. Untuk bertemu dan melihat orang-orang hebat kaliber dunia, Untuk berkenalan orang-orang dari berbagai latar dan motivasi untuk ikut ASC. Untuk obrolan yang menyenangkan. Untuk makanan yang enak….

Aku bersalaman terakhir kalinya, berusaha untuk terlihat biasa,walaupun rasanya aku ingin meledak dan menyampaikan sesuatu kepadanya. Tidak bisa, aku adalah orang yang pemalu. Jadi kupandangi saja ketika ia membawa laptopnya dan menghilang di dalam hotel, ke arah ruangan yang biasanya dipakai untuk Plenary Session. Aku diam seribu kata, sadar itu adalah terakhir kali aku bicara dengannya, melihatnya.

Tentu saja, kami tidak langsung putus hubungan. Kami kemudian mengirim email dan menjadi teman di friendster dan facebook. Aku mengirimnya email dan kadang seminggu sekali ia membalasnya. Kami hanya menulis tentang sedikit kondisi masing-masing, tentang jurusan di NTU, tentang Fisika. Aku sungguh segan menanyakan hal-hal yang private padanya. Kemudian kutahu Desember 2008, ia pergi ke Los Alamos, USA entah untuk riset apa. Sungguh, aku tak mau terus-terusan mengganggunya. Kontak terakhir kami tepat sebelum SIMAK UI 2009. Itulah emailku terakhir dan balasannya terakhir.

Selanjutnya, aku hanya mengucapkan selamat ulang tahun seadanya. Ketika Agustus datang, aku tak sempat mengingat kenangan-kenangan indah selama 2008 ASC karena Agustus dimulai dengan orientasi mahasiswa FK Atma Jaya 2009. Pada saat bersamaan, 2009 ASC diadakan di Tsukuba, Jepang dengan plus plus trip ke akselerator energi tinggi KEK (entah apa kepanjangannya). AKu bahkan tak punya waktu untuk mengingat Jumat malam perpisahan saat ia memainkan Ballad pour Adeline Richard Clayderman. Sungguh pria pintar dan tampan, serta berbakat.

Baru kuketahui ia sekarang sudah lulus dari NTU dan melakukan riset semacam spektroskopi apalah,memang itu bukan bidang yang kusukai dan sudah punya pacar. Ketika kulihat foto ulang tahunnya,ia duduk dengan pacarnya, tanganku panas dan mengepal. Namun, mengapa aku harus terus memaksa?

Sudah lama aku menyukai secara sia-sia cowok ini dan kuputuskan untuk membebaskan diriku sendiri dari perasaan sepihak yang mengambang selama 2 tahun ini. Betapa aku menyukainya namun tak bisa menghubunginya. Setelah sekian lama aku siap untuk melupakan dan mengikis sisa-sisa perasaan ini. Aku hanya akan ingat betapa ia memotivasiku, betapa ia menginspirasiku untuk berlari secepat tornado, mengejarnya ke kancah dunia ilmu tanpa batas. Aku ingin ketika aku bertemu kembali dengannya, aku pun berdiri gagah dan sejajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s