Yamuna dan Christiaan

Buat kalian penggemar novel-novel Andrea Hirata pastilah tak heran mendengar nama Yamuna diatas. Yak, dia adalah blender cantik kepunyaan Paman, apik dan selalu disayang-sayang oleh Ikal dalam novel Cinta Di Dalam Gelas dwilogi Padang Bulan. Konon menurut Ikal, Yamuna memiliki keindahan mekanik, berputar anggun merubah biji kopi yangkasar menjadi serbuk-serbuk kopi harum nan memabukkan siapa saja penggemar kopi di tanah Belitong. Lekuk-lekuk tubuhnya begitu menawan sehingga Ikal pun setia mengelapnya, membersihkan Yamuna sampai bercakap-cakap berduaan.

KEBETULAN!! Temen gw, Gabriela Christy pada minggu-minggu blok infeksi yang baru saja berakhir 1 jam yang lalu dibelikan oleh papanya yang seorang dokter, sebuah kamera DSLR, lengkap dengan drybox, tripod dan lensa. Katanya total 11 jutaan gitu, dan kamera ini dia namakan Christiaan.

canon-eos-1000d_1UltimateChoppersBlender 

Sebenarnya gw agak lupa merk dan tipe kamera baru Christy, klo ga salah sih Canon 1000D. Dan Christy bercerita “Kameranya gw kasih nama Christiaan. A-nya 2 lho yah.”😀 Alkisah Christy menghabisakan beberapa saat dengan Christiaan, mengambil 3 foto, termasuk foto adiknya. Bila tak digunakan, Christiaan dimasukkan ke dalam dry box, yang kelembapannya diatur dengan higrometer, ada juga silica gel dan katup udara yang menjaga kelembapan tetap kurang dari 50…ga tau satuannya apa🙂.

Kadang kali Christy menulis atau bercerita, “Iya nih, si Christiaan masih memandangi gw dengan sedih klo gw lagi belajar” ataupun saat ia mengambil diktat/buku, Christiaan didongengkan sedang menatap Christy penuh rindu dan syahdu,sementara ia terkurung sendirian di dalam lemari. Gw cuma senyum-senyum aja denger dia cerita bagaimana Christiaan menatap Christy yang berkutat dengan blok-blok infeksi, penuh kerinduan minta dimainkan. Gw pun berkomentar “elu tuh nyeritain si Christiaan kayak si Andrea Hirata nyeritain blendernya itu deh.” “Oh iya,yah si Yamuna itu yang Aku menatap blender, blender menatap Rustam…”

Akhir cerita, Christy menamai kamera DSLR barunya dengan nama Christiaan, sepertinya diambil dari nama pesepakbola, dan gayanya mendeskripsikan untuk mainin kamera tercermin dari gayanya menceritakan Christiaan yang didera kesepian, sama halnya Ikal yang bercakap-cakap dengan Yamuna, si blender cantik. Caranya menceritakan Christiaan jadi bikin gw mau punya kamera baruuu, bukan sekedar prosumer lagi tapi DSLR jugaaa😦. ah kemaren si Aldyshekoski The Lounge Enthusiast Kaskus ngejual Olympus e410 2 lensa dengan harga lumayan, ga gw embat…tapi jatuh ke tangan priya.semsara dari DC…huhuhu:( tapi nekat juga sih beli harga 3,5 juta dari tabungan yang ngepas 4 juta😮. semoga di FJB sono, ada seller yang bisa dipercayai yang ngejual kamera DSLR dengan harga murah😀

Di twitternya, Christy menulis klo Christiaan dibawa papanya😮

2 thoughts on “Yamuna dan Christiaan

  1. bukan 1000D tapi 500D :p

    dan itu bukan nama pesepakbola, tapi nama dokter yang pertama kali berhasil melakukan operasi transplantasi jantung, Christiaan Barnard😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s