Dosen Terfavorit FKUAJ 2009

Pemilihan dosen terfavorit tiap-tiap angkatan FKUAJ merupakan pengalaman yang yah lumayan unik gitu. Kertas kecil berjudul Karyawan terfavorit dan Dosen terfavorit angkatan berapa dibagikan tiap tahunnya. Nah, waktu gw masih tahun pertama, angket ini dibagikan dan gw bingung siapa yang mau gw pilih sebagai dosen terfavorit. Well, temen-temen gw ada yang nulis dr. Natalya Azarine yang biasa ngajarin waktu praktikum anatomi, dr. L. Irwan Susanto, SE yang waktu itu ngajar endokrin dan salah satu dosen yang paling gw senengin kuliahnya, dr. R. Jusuf Susanto, MS, dokter dari bagian faal yang kuliahnya bikin ketawa terus, dr. Karim Susanto,MS yang ngajarnya UNIK dan dosen-dosen lainnya. Tadinya gw mau nulis dr. Irwan, tapi karena bingung dan ngikutin temen-temen lain, jadi gw tulis aja dr. Jusuf. Lagian gw juga bingung mau milih dosen yang mana, soalnya gw orangnya fine-fine aja tuh ma semua dosen. Walau ada juga kuliah yang ga masuk di kepala gw,gw kan bisa ngulang sendiri dan ga ada hubungannya soal dosen favorit atau kagak.

Nah, waktu itu😀 dr. Karim menjadi dosen terfavorit 2009. Gw sih ya seneng-seneng aja klo beliau dapet gelar itu, toh menurut gw, dr. Karim ngajarnya juga enak dan yah gw bilang tadi itu, UNIK!! Ada yang ngikutin berapa kali dr. Karim ngomong “ya” dalam setiap kuliahnya dan hasil yang didapatkan dari berbagai penelitian, eh penghitungan terpisah (termasuk gw pernah sekali ngitungin) dan dirangkum dalam meta analysis 2009 (begh,belagu banget meta analysis mentang-mentang blok metpen), dr. Karim bisa menyebutkan kira-kira 500 kali ya dalam 2 jam kuliah. Gw pas awal kagak nyadar tuh ampe ada yang ngomong “lu nyadar ga dia tuh klo kuliah ngomong ya banyak banget” begitu ngeh,gw langsung ngakak abis-abisan. Ada yak yang kurang kerjaan ngitung gitu?😀

trus salah satu keunikan dr. Karim adalah beliau cerita soal ujian praktikum histologi, terutama plang legendaris yang bertuliskan ISTIRAHAT. dr. Karim pernah cerita kalo di plang itu ada tulisannya sampe ada tulisan “Karim, kawin yok!” gubrak, siapa tuh yang nulis?😀 Nah, betulan dah pas gw lagi ujian dan nyampe di tempat yang plangnya istirahat (berarti lagi ga ada soal di meja itu),trus plangnya gw ambil dan gw amati. Huahahahaha😀 ada-ada aja kelakuan anak FK klo lagi stres ujian. tulisan “Karim, kawin yok!” ada lho😀 trus ada lagi “Vote Karim for dekan!” dan lain-lain dan lain-lain ampe gw senyum-senyum sendiri pas lagi ujian ituuu😀

Biar gitu, ada perkataan dr. Karim yang bikin gw kadang serba salah tuh pas BMS 3, beliau bilang “kalau abis ujian,ilmunya dipulangin ya ke saya…” dan secara ga langsung,diulang lagi ama dr. Soegi di blok Alergi-Imunologi “kalian kalau belajar ilmunya jangan disposable..” bikin gw serba salah, gelisah dan dilema. Gimana enggak, mau belajar cepet-cepet dan dari diktat aja pasti cepet lupa dalam bulan-bulan blok berikutnya. Mau belajar pelan, sedikit dari textbook sih bisa inget terus tapi mana cukup waktunya…dilema….dilema….

Balik lagi ke dosen favorit 2009, gw sih ga ada kaitannya ama dr. Karim dinobatkan jadi dosen terfavorit 2009 tapi tiba-tiba lagi asik praktikum histologi, tiba-tiba beliau masuk dengan gagah *ya anggap saja begitu😀* trus berhasil menarik perhatian anak-anak 2009 yang lagi praktikum, dalam hal ini kelompok B dan adegannya seperti ini…

Aku sedang asyik mengamati preparat tampan di mikroskopku. Bagiku, preparat itu elegan dengan segala karakteristik yang berusaha kutelusuri dari tiap-tiap sudut sel tertata ciamik dibawah lensa okulerku dengan peerbesaran tertentu. Suasana lab kala itu ramai, tiap-tiap orang asik bercanda gurau dengan diktat dan mikroskop kekasih hati mereka, sekali-kali mengintip pasangan hati orang lain dan berkata “ini apa sih? tau ini liat darimana?” Kemudian, pintu lab terbuka dan masuklah dosen histologi, dr. Karim yang tersohor di FKUAJ 2009. Kami semua terkaget namun tetap tak dapat mengalihkan perhatian kami dari preparat yang membuai kami dengan segala kecantikan dan ketampanan pontongannya, baik secara melintang maupun memanjang. Belum habis keterjutan kami, dr. Karim berkata.

“Makasih ya.”

Kami terdiam, bungkam sejuta kata. 1 detik saja, kami terenggut dari mikroskop kami yang tercinta.

“Makasih ya buat bunganya.”

Hening bagaikan malam menghinggapi kami semua. Tak ada lagi yang teringat akan kekasih preparat yang menunggu untuk dilihat atau diintip melalui mikroskop. Kami tersihir, terhipnotis oleh kata-kata dr. Karim. Bingung, takjub dan puluhan pikiran menghinggapi kami sampai mulut kami terbuka, menganga lebar karena tak mampu membendung kebingungan itu.

Suara dr. Karim menggelegar membawakan kenyataan kembali ke pelukan kami “Eh, saya dapat bunga lho dari kalian.” Aku tak ingat persis kata-kata beliau berikutnya, namun badai hening 1 detik menerpa kami sebelum akhirnya gerombolan “ooh” menyeruak diikuti tawa dan tepuk tangan bergemuruh untuk dr. Karim yang rupanya terpilih sebagai dosen terfavorit 2009.

Huahaha, intinya bukan soal dr. Karim dosen terfavorit 2009 kala itu, tapi bagaimana cara beliau memberitahukan ke mahasiswanya kalau beliau jadi dosen terfavorit, dapat bunga dan membuat mahasiswanya yang lagi asyik berduaan dengan mikroskop termangap-mangap.😀

Eniwei, taun ini kembali diadakan dosen terfavorit dan karyawan terfavorit 2009. Coba tebak siapa yang menjadi dosen terfavorit yang bakal selalu diingat-ingat oleh mahasiswa angkatan 2009?😀 Setelah melewati blok alergi-imunologi, infeksi dan metodologi penelitian yang hampir selesai, setidaknya para mahasiswa akan mengingat bagaimana tangis, keringat dan air mata darah yang selalu bercucuran saat melewati blok terberat Infeksi, dengan segala daya dan upaya serta disemangati dan didukung oleh dosen ramah dan baik hati, malaikat yang dianugerahkan saat mahasiswa preklinik FKUAJ, penghangat hati dan pikiran serta jiwa, membuat mahasiswa menjadi survivor blok infeksi….

The (next to be predicted) most favorite lecturer FKUAJ 2009 : dr. Freggy Spicano Joprang, M. Biomed dari departemen parasitologi FKUAJ.😀 Ada yang saking terpesonanya *masih sisa-sisa blok infeksi* ditulis nama dr. Freggy lengkap dengan gelar. Magister Biomedis beliau. Ada juga yang to the point, dr. Freggy. Bahkan saya menyaksikan seseorang *ga sebut nama* menulis dengan jelas dibawah nama dr. Freggy “we love Mr. Joprang.” Bahkan ada cerita bahwa plang waktu ujian praktikum parasitologi mengalami hal yang sama dengan plang praktikum histologi, ada yang ditulisi *ga sebut nama lagi* slogan diatas “we love Mr. Joprang.”😀😀

Oh ya, dr. Freggy juga jadi dosen terfavorit 2008 lho..wahahaha, jangan-jangan dr. Freggy bakal jadi dosen terfavorit terus neh..hihihi😀

Yah, kadang-kadang tingginya tingkat stres mahasiswa kedokteran ditambah tekanan hidup internal dan eksternal akademik, membuat mahasiswa berwaham ria dan bertingkah laku aneh dan kocak, lebih kocak dibanding mahasiswa fakultas lain😀

Update Pasmur 12 November 2010, tuh kan dr. Freggy jadi dosen terfavorit 2009. dr. Jusuf giliran jadi dosen terfavorit 2010😛

One thought on “Dosen Terfavorit FKUAJ 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s