Farewell Kaskus, The Largest Indonesian Community

Gw yakin ga ada yang ga kenal Kaskus, forum terbesar di Indonesia dengan jumlah member 3 juta (maybe…? atau udah lebih). Kaskus terkenal di seantero jagat maya Indonesia dan juga di dunia Internasional oleh jargon terkenal “pertamax!” dan penggunaan istilah “gan”, “agan” dan sebagainya. Menurut salah satu postingan anak KSPsK, Roy Suryo menyatakan bahwa sekitar 60% member kaskus adalah klon, yaitu ID member sekunder yang diciptakan untuk menambah pasukan ISO, cendol, bisa juga dipakai merusuh atau ngerjain orang, tapi bisa juga dipakai jualan terpisah dari ID utama. Apakah angka 60% ini memang fakta ataukah nama Roy Suryo dicatut sebagai bahan olok-olok atau bahan tertawaan? Saya ga tau, bukan saya yang nulis kok, terlebih lagi postingan itu sudah beberapa bulan lamanya atau malah sudah satu tahun.

Buat banyak orang, Kaskus adalah hidup, kesenangan dan penghidupan, untuk sebagian lainnya adalah ajang mencari teman dan pembuktian jati diri, segerombol lainnya mencari pengetahuan melalui Kaskus (baik salah atau benar) dan sekelompok lainnya menggunakan Kaskus untuk ajang propaganda dan kepentingan yang tidak bertanggungjawab. Apa saja? Ya jangan tanya saya lah,emangnya kerjaan saya ngaskus 24 jam 7 hari seminggu?

Gw awalnya kenal kaskus melalui kasak-kususk (yang emang kepanjangannya dari Kaskus) beberapa orang teman semasa SMA dimana mereka melakukan transaksi jual-beli di forum ini. Dengan dugaan saya akan membutuhkan kaskus di kemudian hari untuk mencari barang, saya membuat ID pada Maret 2009. Saya tidak pernah menggunakan ID tersebut atau membaca-baca konten forumnya hingga akhir 2009. Bisa dikatakan saya mulai masuk karena dapat propekkan dari member MLM dan google mencantumkan salah satu thread dari Kaskus pada first page dan urutan 5 besar (klo ga salah). Jadi patut berterima kasihlah saya kepada kambinggondrong dan krew Tianshi Watch sekalian sehingga saya bisa menemukan thread kalian, maka masing-masing berhak mendapat piring cantik (jiah…).

Ngaskus rasanya tak lengkap tanpa klon, maka saya pun membuat klon juga dengan total 6 buah ID, tidak termasuk prime ID. Diantara ke6 ID tersebut, hanya 1 yang sudah ISO atau postingan diatas 2000. Dengan pencapaian ISO, maka ID berhak untuk memberikan reputasi kepada ID lain, baik itu reputasi bagus (cendol) atau buruk (bata). Tak lupa, bukan ngaskus namanya kalo nggak ngejunk (membuat postingan sampah, disini definisi saya mengenai junk adalah semua postingan pendek dengan rangkaian kata atau kalimat pendek yang sebenarnya tidak penting bila dipost. Bahkan saya muak bila thread saya dibanjiri kata-kata “terima kasih”, “nice inpo gan”, “ane baru tau gan” dan postingan yang sebenernya sangat ga perlu tapi tetep dipost. Oleh karena itu, saya lebih senang Kaskus di masa masih ada tombol Thanks seperti Indowebster. Saya sendiri bukan generasi Kaskus yang pernah mencicipi tombol Thanks.) dan ngejar first post atau minimal post yang berada di first page dan dinamakan pejwan. Hmmm, orang-orang yang seperti itu mencerminkan tidak pernah membaca karya orang lain (please, siapa yang butuh komentar pertamax lo kalo lo ga baca sih?) dan kapasitasnya kurang mampu untuk mengomentari isi thread. Oke, sepertinya juga salah sasaran kalo gw marah-marah disini, lagian semua sudah masa lalu, dan gw juga ga mau sok suci karena gw juga pernah iseng beberapa kali melakukan hal-hal yang ga penting seperti itu.

Dengan logo “The Largest Indonesian Community”, FJB Kaskus sangat terkenal di dunia maya selain online shop facebook dan tokobagus tentunya, membuat makin banyak seller online membuka lapak di Kaskus dan tentunya hal ini tidak terlepas dari persaingan sengit dan munculnya penipuan. Di Kaskus pertama kalinya mungkin dibuka layanan escrow service atau Rekening Bersama, biasa disebut rekber untuk memperantarai transaksi aman antara penjual dan pembeli. Barangkali cuma di Kaskus aja, penipu makin lama makin lihai sehingga Rekber pun kini tidak 100% aman. Mau coba COD atau Cash On Delivery? Eits, ini pun mulai tidak terjamin lagi keamanannya. Tapi COD dan rekber masih merupakan metode yang cukup aman yang bisa dipakai untuk transaksi jual-beli FJB kaskus.

Beralih ke forum, Kaskus mempunyai banyak subforum yang bervarisi sesuai keahlian, hobi, peminatan dan kesenangan masing-masing orang. Gw contohnya senang berada di Forum Health and Medical (FHM), kemudian senantiasa keluyuran ke Surat Pembaca (SP), Cinta Indonesiaku (CI), Kritik, Saran dan Pertanyaan seputar Kaskus (KSPsK) dan Buku (dahulu Book Review, terkenal dengan nama lain Serapium). Kemudian tidak lupa juga kadang hinggap atau sekedar numpang lewat di Berita dan Politik (BP), Debate Club (DC), Soccer Room (SR), Fitness and Health Body (FHB, tapi sekarang namanya apa ya?), Movies (Fovies) dan terakhir Supranatural-Spiritual (ForSup). Wew, kelihatannya saya sangat terkenal, padahal mah saya cuma segelintir individu ga penting dan gak dikenal oleh 3 juta member Kaskus, apalagi oleh moderator beserta jajaran adminnya.

Terlepas dari permasalahan apapun yang terjadi antara saya sendiri, saya dengan Kaskus atau member Kaskus dan Kaskus sendiri, jadi apakah yang membuat saya berhenti ngaskus atau bahkan mengucapkan ucapan perpisahannya, yang tergolong lebay sebenarnya? Okay, alasan itu sangat sederhana yang disebut dengan BOSAN dan SIBUK. Bosan, ya bosan! Saya bosan berdiskusi, bercengkrama, cipika-cipiki, ngobrol dengan teman-teman saya sendiri, saya bosan membaca thread di Kaskus baik yang bermutu atau yang sangat sampah, saya bosan untuk marah-marah, merusuh atau sekedar memanas-manasi pertengkaran seseorang (hehe, kedengarannya gw emang tukang rusuh ya? emang sengaja bikin image seperti itu di blog ini, aslinya saya ga kayak gitu banget kok), dan saya juga bosan tertawa di Kaskus, untuk sekedar memasukkan ID dan password saya atau memasukkan website Kaskus di browser saya, sungguh sangat menjemukan. Bosan ini entah disebabkan saya pernah terlalu aktif di Kaskus atau entah sekunder akibat depresi dan stres saya terhadap kehidupan saya sendiri yang dilanda tekanan akademik. Alasan kedua : sibuk. Ya, saya rasa kalian semua sudah tau lah saya terbirit-birit mengejar KTI, kemudian harus jungkir balik belajar karena saya juga bukan orang yang pintar-pintar amat.

Apapun itu, maka konten blog ini menyatakan saya sepenuhnya meninggalkan Kaskus dan tidak kembali, minimal dalam waktu dekat. Oke saya pernah membuka Kaskus dan membaca chat teman-teman saya (yang pastinya sudah melupakan saya, eeeaaa) tapi saya ga berkeinginan sama sekali untuk menyapa atau sekadar melepas rindu, itu saja. Dan apapun itu, saya cukup bersyukur atas karma baik dan jodoh yang mebuat saya kalian dengan kalian semua. Terima kasih semuanya sudah memberikan banyak pelajaran, kesenangan bagi saya dan semoga saya tidak melupakan kalian semua. Buat yang kangen, silahkan BBM, Facebbook atau twitter saya tapi jangan sekali-kali SMS atau telpon.

Thanks to music_healing, Oracle74 (klo ga salah), natsuki_kawai, nanda (duh gw lupa IDnya), mdwikiar, Thianren, Riaddenoe, leehongkyun, kambinggondrong, Snow, e-New, bebek, kabei, Didinezh, xyler, hizzband, MohhIndra, seiimudh, YaszRamone, verditch, capt_alfons, Purfect, aza86, maspie, FatboySlim, t0g3 (gw lupa ID lu yang biasanya ngobrol ma gw tuh namanya apa), TelnetSolusindo, JehovahJireh, HeleponPegang, drtommy21, Pepohonan, adityahadi, daninoviandi, samanosuke20, lord_nara, djaycoholyc dan lain-lain yang seriously GW LUPA SIAPA AJA DAN ID-ID KALIAN!! (inability to recall something caused by chronic depression due to medical school pressure) Bahkan gw lupa ID teman gw yang menghasut gw buat main Kaskus.

Sedikit kenang-kenangan (hehe)

xe4d89hp

30082010018

14102011567

156648_1602268389885_4473135_n

162836_1602281910223_4156300_n

321671_2095040020949_292368605_n

307210_2252114831609_14390_n

Grand Prize :

26198_105083069534068_7335080_n

For dear admin or should I say mince : masih nyuekin KSPsK atau ngebiarin masalah kepenuhan? tsktsktsk…

#nowplaying Death Note Theme

4 thoughts on “Farewell Kaskus, The Largest Indonesian Community

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s